Tips & Trik

Tips dan Trik Jitu Mengatasi Gerakan Tutup Mulut (GTM) Anak

Admin ICANDO24 May 2021

Memenuhi nutrisi seimbang sangatlah penting bagi anak. Apalagi balita yang pertumbuhannya sedang pesat-pesatnya. Namun, tak jarang Ayah dan Ibu mendapati si Kecil menolak untuk makan dengan menggunakan Gerakan Tutup Mulut (GTM).

Apa itu Gerakan Tutup Mulut?

Gerakan Tutup Mulut atau GTM adalah untuk anak-anak berusia balita yang menolak untuk makan. Biasanya ketika disuruh makan, anak menutup mulut rapat-rapat, bahkan sampai melepeh atau menyemburkan makanan yang sudah masuk ke dalam mulut.

Menurut Dr. Cindy Gellner dari Health University of Utah, suka pilih-pilih makanan adalah perilaku yang normal pada balita. Faktanya, sekitar 20% anak berusia dua sampai tiga tahun suka pilih-pilih makanan. Ada yang tidak suka makanan yang banyak dikunyah seperti daging, ada yang tidak suka sayur, ada yang hanya suka makan makanan matang, dan lain sebagainya.

Penyebab Gerakan Tutup Mulut

Dilansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya Gerakan Tutup Mulut pada anak:

  • Bosan
  • Sedang sakit
  • Tidak lapar
  • Trauma terhadap makanan tertentu atau proses makan itu sendiri

Berdasarkan penelitian multisenter IDAI, penyebab Gerakan Tutup Mulut yang paling sering terjadi adalah inappropriate feeding practice atau pemberian makanan pada anak yang tidak sesuai dengan usianya. Pemberian makan pada anak harus sesuai dengan tahap perkembangannya, serta memerhatikan ketepatan waktu, kuantitas, kualitas, kebersihan dan penyajiannya.

Cara mengatasi Gerakan Tutup Mulut pada anak balita

Walaupun hal ini cukup lazim terjadi pada balita, anak yang melakukan Gerakan Tutup Mulut secara terus-menerus dalam jangka panjang tentu membuat orang tua khawatir. Sebab, kurangnya asupan nutrisi dapat menghambat pertumbuhan anak.

Menurut IDAI, cara mencegah anak melakukan GTM adalah dengan melatih feeding rules atau perilaku makan yang benar. Bagaimana caranya?

  1. Atur jadwal makanan utama dan camilan si Kecil secara teratur, yaitu dengan tiga kali makanan utama dan dua kali makanan kecil. Sedangkan untuk susu diberikan dua sampai tiga kali sehari.
  2. Batasi waktu makan si Kecil agar tidak terlalu lama, yaitu tidak lebih dari 30 menit.
  3. Ciptakan lingkungan yang menyenangkan ketika waktu makan, seperti makan bersama keluarga di meja makan.
  4. Dorong si Kecil untuk makan sendiri dan latih si Kecil untuk mengenali rasa kenyang dan laparnya sendiri.

Apa yang harus dihindari?

Masih menurut IDAI, inilah hal-hal yang perlu dihindari saat ingin berusaha mengatasi GTM:

  1. Jika anak menolak untuk makan, jangan memaksanya, apa lagi sampai dimarahi.
  2. Jangan membiasakan si Kecil untuk makan sambil melakukan aktivitas lain dan latih untuk makan di meja makan.
  3. Jangan memberikan minuman selain air putih di antara waktu makan.
  4. Jangan menjadikan makanan sebagai hadiah.

Menurut Dr. Cindy Gellner, sifat anak yang suka pilih-pilih makanan pada akhirnya akan hilang saat anak tumbuh besar. Jadi, satu hal penting yang tidak boleh dilakukan adalah jangan hukum si Kecil karena ia pilih-pilih atau tidak mau makan. Namun di sisi lain juga jangan berikan reward sebagai iming-iming agar anak mau makan.

Yang perlu Ayah dan Ibu lakukan adalah untuk mendorong dan membiasakan anak untuk makan secara teratur dan dengan asupan nutrisi yang seimbang.

Nah, selain belajar membiasakan makan teratur dan sehat, si Kecil juga bisa lho, belajar tentang kebiasaan baik lainnya melalui aplikasi pendidikan ICANDO. Selain itu masih banyak permainan lainnya yang seru dan edukatif!

Referensi

Gellner, C. (2013). Getting Your Picky Eaters to Eat. Retrieved from Health University of Utah: https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_lfl8yxvf

Hanindita, M. H., Widjaja, N. A., Hidayati, S. N., & Irawan, R. (2015). Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita. Retrieved from IDAI: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita

Artikel Populer

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

8 Manfaat Permainan Petak Umpet untuk Anak

19 Jun 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

Extensive Reading: Cara Mudah Anak Kuasai Bahasa Asing

26 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Discovery Learning dan Inquiry-Based Learning: Apa Perbedaannya?

22 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Strategi Jitu Anak Belajar Mengeja dan Mengenal Huruf

06 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

4 Faktor Kunci Pembelajaran Online yang Efektif

22 Sep 2021

Devi Harvens

Lihat Artikel