Tips & Trik

Tips Memotivasi Anak untuk Mengerjakan PR

Admin ICANDO12 Apr 2021
anak mengerjakan pr bersama ibunya

Memotivasi anak untuk mengerjakan PR terkadang bisa menjadi tantangan tersendiri. Apalagi jika tugas tersebut adalah mata pelajaran yang tidak disukai oleh anak. Segala bujuk rayu telah dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil. Lalu, adakah cara untuk menghindari situasi ini?

Apa yang harus dilakukan Ayah dan Ibu?

Menurut National Association of School Psychologists (NASP), ada 3 pesan yang perlu Ayah dan Ibu sampaikan pada si Kecil:

1. PR adalah bagian yang penting dari sekolah. PR harus diselesaikan dan dikumpulkan pada waktunya. Menganggap anak-anak bertanggung jawab atas pekerjaan rumah membangun tanggung jawab dan keterampilan manajemen waktu.

2. Orang tua akan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan. Beberapa anak benar-benar kewalahan dengan tugasnya, baik karena mereka merasa terlalu sulit atau karena mereka tidak tahu cara mengerjakannya sendiri. Namun, kecil kemungkinannya anak menjadi kecil hati atau frustrasi ketika orang tua memberikan dorongan dan meyakinkan mereka bahwa bantuan tersedia saat mereka mengalami kebuntuan. Untuk beberapa anak, akan sangat membantu jika orang tua berada di dekat mereka saat mereka bekerja.

3. Orang tua tidak akan mengerjakan PR untuk anaknya. Ini memberi tahu anak-anak bahwa peran orang tua adalah untuk mendorong dan membantu mereka, sementara pada saat yang sama mengomunikasikan bahwa PR dirancang untuk membantu anak-anak menguasai keterampilan yang telah dicapai orang tua.

Strategi memotivasi anak untuk mengerjakan PR

Berikut adalah beberapa strategi yang bisa dicoba Ayah dan Ibu saat si Kecil sulit untuk disuruh mengerjakan tugas di rumah.

1. Berikan waktu anak untuk beristirahat terlebih dahulu

Menyuruh anak mengerjakan tugas setelah pulang sekolah tidaklah efektif, sebab ia masih lelah baik secara fisik maupun pikiran. Berikanlah waktu untuk beristirahat sampai anak sudah merasa segar kembali. Berikan juga waktu istirahat singkat ketika anak merasa kesulitan saat mengerjakan PR.

2. Membuat jadwal rutin untuk mengerjakan PR

Adanya jadwal rutin untuk mengerjakan PR atau sekedar me-review pelajaran akan membuat anak terbiasa untuk melakukannya. Sesuaikan jadwal dengan preferensi anak. Ada yang suka belajar di sore hari, tetapi ada juga yang lebih suka di malam hari sebelum tidur.

3. Pilih tempat yang nyaman

Pilih tempat untuk mengerjakan PR yang tenang dan jauh dari gangguan. Jika anak malah menemukan banyak distraksi di kamar, Ayah dan Ibu bisa menyediakan tempat di ruang lain, seperti ruang keluarga. Pastikan juga barang-barang yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas tersedia.

4. Hindari gangguan seperti telepon genggam dan televisi

Telepon genggam dan televisi dapat menjadi distraksi yang besar untuk anak. Buatlah aturan agar anak tidak memegang telepon genggam atau menyalakan televisi saat mengerjakan PR. Kecuali jika masih berhubungan dengan pelajaran, seperti searching di internet atau menanyakan tugas pada teman.

5. Berikan motivasi dan pengawasan secukupnya

Tunjukkan apresiasi pada anak ketika ia telah menyelesaikan tugasnya. Misalnya seperti memberikan tos atau kata-kata pujian, sehingga mereka menjad termotivasi.

Berikan pengawasan sesekali untuk melihat sejauh mana anak telah mengerjakan tugasnya. Pastikan juga Ayah dan Ibu ada untuk memberi bantuan ketika anak merasa kesulitan.

6. Menerapkan rewards and consequences

Ayah dan Ibu dapat memberi penghargaan pada anak ketika berhasil mengerjakan tugas yang sulit. Namun, hindarilah hadiah yang bersifat material, apalagi uang. Sebab, itu hanya akan mengubah motivasi anak, yaitu mengerjakan tugas untuk mendapat imbalan, bukannya untuk memahami pelajaran yang diajarkan di sekolah.

Ketika anak tetap menolak untuk mengerjakan PR walaupun sudah diberi tahu tentang akibatnya, biarkan anak merasakan konsekuensinya, misalnya ditegur oleh guru. Dengan begitu. anak akan belajar mengenai tanggung jawab dan menyadari bahwa ada konsekuensi dari setiap tindakan yang diperbuat.

Si Kecil juga bisa belajar lewat permainan edukasi di aplikasi pendidikan anak ICANDO agar tidak merasa jenuh saat belajar. Permainan-permainan yang ada di aplikasi ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bisa mengasah kemampuan si Kecil, lho!

Artikel Populer

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

8 Manfaat Permainan Petak Umpet untuk Anak

19 Jun 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

Extensive Reading: Cara Mudah Anak Kuasai Bahasa Asing

26 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Discovery Learning dan Inquiry-Based Learning: Apa Perbedaannya?

22 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Strategi Jitu Anak Belajar Mengeja dan Mengenal Huruf

06 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

4 Faktor Kunci Pembelajaran Online yang Efektif

22 Sep 2021

Devi Harvens

Lihat Artikel