Tips & Trik

Mengajarkan Anak Bahasa Inggris di Rumah? Ini Tipsnya!

Nadhira Ryana02 Nov 2021
mengajarkan anak bahasa inggris

Menguasai bahasa Inggris adalah kemampuan yang wajib untuk dimiliki anak di era globalisasi seperti ini. Sebab, menguasai bahasa Inggris dapat mempermudah anak untuk melakukan banyak hal di masa depan, seperti membaca banyak literatur, peluang lebih besar untuk karier, serta untuk bersosialisasi ketika traveling.

Mengajarkan anak bahasa Inggris sejak dini sangatlah penting bagi anak. Sebab, jika anak dihadapkan pada dua bahasa (atau tiga bahasa, jika Ayah dan Ibu berbicara bahasa daerah di rumah), anak akan memperoleh bahasa kedua atau ketiganya secara alami seperti ketika ia memperoleh bahasa pertamanya. 

Jika anak-anak yang belajar bahasa asing di usia dini memperoleh bahasa secara tidak sadar, anak-anak yang belajar bahasa di usia yang lebih tua harus belajar secara sadar. Menurut Dr. Paul Thompson, profesor neurologi di UCLA, setelah usia 11 tahun, pusat-pusat di otak yang bertanggung jawab atas pemerolehan bahasa berhenti berkembang pesat dan penguasaan bahasa menjadi lebih sulit

Nah, tentu Ayah dan Ibu tidak ingin menyia-nyiakan potensi yang dimiliki oleh si Kecil, kan? Berikut adalah 6 strategi yang bisa dilakukan oleh Ayah dan Ibu untuk mengajarkan anak bahasa Inggris di rumah!

1. Metode One Parent, One Language (OPOL)

Metode one parent, one language atau dikenal juga dengan one person, one language adalah metode yang populer untuk mengajarkan anak menjadi bilingual. Istilah ini diperkenalkan pertama kali oleh linguis asal Perancis yang bernama Maurice Grammont. 

Pada dasarnya, cara menerapkan metode ini adalah satu orang tua berbicara satu bahasa pada anaknya. Misalnya, Ayah berbicara bahasa Indonesia pada si Kecil, kemudian Ibu berbicara bahasa Inggris.

2. Buat jadwal rutin belajar bahasa Inggris

Metode one person one language dapat menjadi sangat menantang, dan tidak semua orang cocok dengan metode tersebut. Jika hal ini terjadi, Ayah dan Ibu bisa menggantinya dengan belajar bahasa Inggris secara rutin. 

Luangkanlah waktu di setiap harinya untuk melatih bahasa Inggris si kecil. Pengulangan akan membuat anak semakin familiar dengan bahasa Inggris. Buatlah sesi belajar yang singkat, namun konsisten dilakukan setiap hari.

3. Belajar sambil bermain

Anak-anak menyerap lebih banyak ketika ia sedang merasa senang. Ayah dan Ibu dapat mengajari anak bahasa Inggris melalui permainan seperti Scrabble. Bermain Scrabble dapat memperkaya vocabulary bahasa Inggris pada anak. 

Selain permainan berbentuk fisik, Ayah dan Ibu juga dapat memberikan aplikasi game edukasi seperti ICANDO. Aplikasi ini sudah tersedia dalam versi bahasa Inggris dan dilengkapi dengan berbagai fitur penunjang, seperti voice and handwriting recognition. Dengan game ICANDO bahasa Inggris, anak semakin terbiasa untuk belajar dan bermain dalam bahasa Inggris.

4. Mengenalkan bahasa Inggris melalui lagu

Selain melalui permainan, Ayah dan Ibu juga dapat mengajarkan bahasa Inggris pada si Kecil lewat lagu. Tidak hanya vocabulary, belajar melalui lagu bisa mengenalkan anak pada pronunciation yang benar. Ayah dan Ibu bisa mengenalkan lagu anak-anak seperti Twinkle Twinkle Little Star, If You’re Happy, dan Old MacDonald.

5. Membacakan buku cerita bahasa Inggris

Mendongeng untuk anak memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembangnya. Nah, Ayah dan Ibu bisa menyelinginya dengan dongeng-dongeng berbahasa Inggris. Gunakan buku cerita bergambar seperti dalam aplikasi buku cerita anak bahasa Inggris Vocacio agar si Kecil lebih mudah mengingat kosakata yang baru dipelajarinya.

Setelah Ayah dan Ibu selesai membacakan buku cerita, Ayah dan Ibu bisa mengetes si Kecil untuk mengingat kata-kata apa saja yang telah ia dapatkan dengan menunjuk gambar yang ada di dalam buku.

6. Membiasakan menggunakan grammar (tata bahasa)  yang benar

Biasanya grammar adalah pelajaran yang dianggap membosankan bagi banyak orang, mulai dari anak-anak, bahkan sampai orang dewasa. Nah, agar si Kecil tidak merasa bosan, Ayah dan Ibu jangan memberikan pelajaran grammar yang berat-berat.

Ayah dan Ibu bisa mulai dengan menerapkan grammar yang benar saat berbicara bahasa Inggris dengan si Kecil. Terapkan grammar yang tepat dan sesuai dengan situasi, sehingga si Kecil terbiasa dengan konsepnya. Ayah dan Ibu juga dapat mengkoreksi si Kecil ketika ia menggunakan grammar yang tidak tepat.

Selain kemampuan berbahasa, banyak kemampuan lainnya yang bisa diasah si Kecil sejak dini. Lewat aplikasi permainan edukasi anak yang ada di aplikasi ICANDO, si Kecil dapat mengasah kemampuannya melalui permainan-permainan yang seru, lho. Download aplikasi pendidikan anak ICANDO sekarang!

 

Referensi

Grosjean, F. (2015). One Person–One Language and Bilingual Children . Retrieved from Psychology Today: https://www.psychologytoday.com/us/blog/life-bilingual/201504/one-person-one-language-and-bilingual-children

Perkins, S. (2017). Why Is it Easier for a Child to Learn a New Language Than an Adult? . Retrieved from How to Adult: https://howtoadult.com/easier-child-learn-new-language-adult-15590.html

Artikel Populer

8 Manfaat Permainan Petak Umpet untuk Anak

19 Jun 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

8 Rahasia Anak Tumbuh Ceria yang Wajib Diketahui

07 Dec 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Hari Guru Nasional 2021: Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan

05 Dec 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Hari Anak Sedunia Diperingati 20 November, Intip Temanya Tahun Ini!

22 Nov 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Kenalkan Hari Kesehatan Nasional 12 November pada si Kecil, Yuk!

12 Nov 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel