Rekomendasi

Nostalgia Permainan Zaman Dulu: Filosofi dan Manfaatnya Bagi si Kecil

Admin ICANDO23 May 2021

Bicara tentang permainan tradisional zaman dulu, semua orang pasti setuju bahwa kita sedang merujuk pada era tahun 90-an. Yup, tahun 90-an merupakan era di mana masyarakat masih hidup dalam ‘kesederhanaan’. 

Ingatkah Ayah dan Ibu? Di masa itu, belum ada kemudahan dalam penggunaan teknologi, transportasi, dan lainnya. Tidak seperti saat ini, di zaman dulu anak-anak terbiasa untuk bermain bersama di halaman, sungai, atau malah pematang sawah. Semua bermain dengan riang, sampai baju menjadi kotor, dan panggilan dari orang tua adalah pertanda waktu pulang sudah tiba.

Nostalgia di zaman itu memang menarik sekaligus membuat haru, bukan? Tidak heran sampai sekarang, permainan-permainan yang Ayah dan Ibu mainkan dulu, masih berdiam di ingatan. Nah, tahukah Ayah dan Ibu? Ternyata, permainan zaman dulu itu memiliki filosofinya sendiri, lho. Selain itu, juga memberikan banyak manfaat terutama bagi si Kecil. Penasaran seperti apa? Yuk, simak informasinya berikut ini.

Permainan tradisional zaman dulu? Apa itu?

Permainan tradisional zaman dulu adalah permainan yang dimainkan pada di masa yang lalu dalam jangka waktu yang cukup panjang. Di permainan tersebut memiliki kaitan yang erat dengan tradisi masyarakat yang ada. 

Batasan dari permainan zaman dulu dan modern adalah pada permainan tradisional biasanya menggunakan bahan atau barang-barang yang sederhana. Sehingga, akan sangat mudah ditemui pada kehidupan sehari-hari. Misalnya, permainan menggunakan kayu, bambu, batu bata, dan lain sebagainya. 

Sedangkan pada permainan modern, biasanya menggunakan bahan yang dibuat oleh pabrik atau yang berkaitan dengan kemajuan teknologi. Misalnya, bricks, games di smartphone, laptop, tablet, dan lain sebagainya.

Contoh permainan zaman dulu yang sering dimainkan dan filosofinya

Tidak hanya menghadirkan keseruan dalam bermain, permainan tradisional zaman dulu juga memiliki filosofinya sendiri-sendiri. Menurut situs web  VOI , beberapa contoh permainan zaman dulu di Indonesia yang memiliki filosofi mendalam adalah sebagai berikut:

1. Congklak

Permainan ini menggunakan papan dengan cekungan bulat, di sisi kanan, kiri, dan ujungnya. Dua lubang yang ada di ujung adalah lumbung, yaitu untuk menampung biji-biji yang dikumpulkan. Congklak biasanya dimainkan oleh dua orang, dan siapa yang mengumpulkan biji paling banyak di lumbung, adalah pemenangnya. 

Filosofi:

  • Mengajarkan si Kecil tentang pentingnya menjaga harta dan tidak menghabiskannya secara langsung
  • Mengajarkan si Kecil tentang pentingnya menabung, melalui lumbung-lumbung yang terdapat di ujung papan
  • Mengajarkan si Kecil untuk tetap mau berbagi
  • Mengajarkan si Kecil pentingnya membagi ilmu pada orang lain

2. Engklek

Untuk memainkan permainan ini, dibutuhkan tempat yang cukup luas. Yup, engklek memang salah satu permainan yang membutuhkan gerakan fisik. Zaman dulu, anak-anak biasanya memainkan engklek di jalan raya atau di lapangan. 

Cara bermainnya adalah menggambar bentuk kotak-kotak dengan kapur (jika di jalan raya), atau ranting (jika di tanah). Kotak-kotak ini akan dilewati dengan cara melompat. 

Jika seorang pemain sudah berhasil menyelesaikan satu putaran, maka ia berhak melempar batu miliknya ke kotak selanjutnya. Nah, nantinya kotak dengan batu di dalamnya akan dijadikan "rumah", dan tidak boleh dilompati oleh pemain lain.

Filosofi:

  • Mengajarkan si Kecil tentang pentingnya bekerja keras, untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi letaknya
  • Mengajarkan si Kecil agar tidak suka mengganggu hasil kerja dari orang lain

3. Gobak Sodor

Gobak sodor adalah permainan yang membutuhkan dua tim dalam prosesnya. Di mana satu tim akan bertugas untuk mencegah tim lain yang akan lewat. Sedangkan tim lainnya berusaha untuk melewati tim yang menghadang.

Filosofi:

  • Mengajarkan bahwa kerja sama tim akan sangat membantu mencapai tujuan bersama
  • Mengajarkan bahwa jika ada satu pintu yang tertutup, pintu yang lain pasti akan terbuka

4. Lompat tali

Lompat tali dimainkan dengan menggunakan sambungan karet gelang yang dibentuk menjadi tali. Cara mainnya, pemain harus melompati tali yang dibentangkan dan dipegangi oleh dua orang pemain lain. 

Jika pemain bisa melompati tali, maka tali akan dibentangkan dengan semakin tinggi. Permainan lompat tali memiliki banyak versi. Dan semua versi memiliki levelnya masing-masing. Dari bentangan yang paling pendek sampai yang paling tinggi. 

Filosofi:

Mengajarkan bahwa dalam kehidupan akan selalu ada rintangannya, bahkan jika seseorang sudah berada pada posisi yang tinggi. Meski demikian, tali atau rintangan tersebut tetap harus dilompati. Mungkin akan ditemui kegagalan dalam melompatinya, tapi jika sudah terbiasa melompat, rintangan yang tinggi akan mudah untuk dilewati.

5. Petak umpet

Permainan ini mengharuskan para pemain harus bersembunyi dari pemain lain yang berjaga. Nah, pemain yang  mendapat giliran untuk "jaga", akan mencari pemain lain yang bersembunyi. Pencarian harus terus dilakukan, sampai semua pemain yang bersembunyi berhasil ditemukan. 

Filosofi:

Mengajarkan tentang adanya kehidupan dan kematian. Pemain yang bersembunyi dan ditemukan, ibarat manusia yang sudah dijemput Tuhan.

Manfaat permainan zaman dulu bagi perkembangan si Kecil

Apapun jenisnya, semua permainan pasti dibuat untuk menghibur dan menghilangkan kebosanan. Tapi, permainan tradisional memiliki nilai lebih sekaligus manfaat yang belum tentu dimiliki oleh permainan lainnya. Beberapa manfaat yang bisa didapat dari bermain permainan tradisional zaman dulu yaitu:

  • Membangun rasa percaya diri pada si Kecil
  • Melatih konsentrasi dan ketangkasan bagi seluruh anggota tubuh
  • Mempererat persahabatan
  • Melatih cara untuk bisa bekerja sama dengan orang lain
  • Mengubah hal-hal yang sederhana menjadi sebuah kegiatan yang seru dan menyenangkan.
  • Mengajak si Kecil untuk secara tidak langsung melakukan kegiatan olahraga

Kehadiran aplikasi ICANDO di masa modern

Perubahan pasti akan selalu terjadi, sama seperti yang Ayah dan Ibu rasakan saat ini. Di tengah gempuran modernisasi dan terbatasnya lahan untuk bermain, maka memberikan permainan modern pada si Kecil seringkali menjadi solusi. 

Walaupun begitu, tentunya kehadiran Ayah dan Ibu serta Bunda dan Yanda Guru dalam perkembangan si Kecil tetap dibutuhkan. Sehingga muncul pertimbangan dalam memilihkan permainan. Salah satunya, bisakah permainan anak membawa banyak manfaat?

ICANDO, aplikasi pendidikan yang meliputi ratusan mini games seru, buku cerita, dan soal-soal latihan untuk si Kecil, yang terbukti baik. Bagaimana tidak? ICANDO menyajikan konten-konten edukasi, yang memberi manfaat seperti berikut:

  • Memiliki karakter yang hidup dan mampu berinteraksi dengan si Kecil. Karakter bernama Pak Ken, akan menuntun si Kecil belajar di ICANDO
  • Learning Path yang sangat adaptif. Sehingga bisa membantu si Kecil dalam proses menguasai skill baru
  • Menggunakan metode edukasi yang terbukti efektif setelah melewati riset-riset ilmiah
  • Si Kecil akan belajar tentang kemampuan berhitung, menulis, membaca, berpikir kreatif, serta memecahkan masalah melalui 1700++ game edukasi anak super seru
  • Si Kecil akan belajar tentang kebiasaan-kebiasaan positif yang berfungsi untuk membentuknya menjadi pribadi berbudi peketyi

Ayah dan Ibu, yuk, download ICANDO dan ajak si Kecil untuk memulai petualangan belajarnya sekarang juga!

Artikel Populer

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Discovery Learning: Model Pembelajaran Aktif & Efektif

28 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

Bikin Kreatif, 5 Kerajinan Tangan untuk Anak yang Wajib Dicoba!

21 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

8 Permainan Anak yang Mendidik Ini Wajib Dicoba!

17 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Contoh Empati yang Harus Ditanamkan pada Anak

15 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Belajar dari Rumah Kembali Diperpanjang? Simak Tipsnya!

11 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel