Edukasi

Discovery Learning dan Inquiry-Based Learning: Apa Perbedaannya?

Nadhira Ryana22 Oct 2021
discover learning inquiry based learning

Berbicara tentang model pembelajaran, baik discovery learning dan inquiry-based learning mungkin sudah tidak asing lagi. Lalu, apa beda kedua metode pembelajaran tersebut? Mari kita mulai dengan mengenal kedua model pembelajaran ini satu-persatu.

Discovery Learning

Discovery learning merupakan model pembelajaran yang mendorong mendorong peserta didik untuk membangun pengalaman dan pengetahuan masa lalu, menggunakan intuisi, imajinasi dan kreativitas mereka, dan mencari informasi baru untuk menemukan fakta, korelasi dan kebenaran yang baru.

Dikutip dari eLearning Industry, berikut adalah Model pembelajaran discovery learning ini mengikuti 5 prinsip:

1. Pemecahan masalah

Instruktur harus membimbing dan memotivasi peserta didik untuk mencari solusi dengan menggabungkan informasi yang ada dan yang baru diperoleh, kemudian menyederhanakan pengetahuan tersebut. 

Dengan cara ini, peserta didik menjadi pemegang kemudi dalam pembelajaran, mengambil peran aktif dan membangun aplikasi keterampilan yang lebih luas melalui kegiatan yang mendorong risiko, pemecahan masalah, dan penyelidikan.

2. Manajemen peserta didik

Instruktur harus mengizinkan peserta didik untuk bekerja sendiri atau dengan orang lain, dan belajar dengan kecepatan mereka sendiri. Fleksibilitas ini membuat belajar menjadi kebalikan dari pelajaran dan kegiatan yang cenderung statis, membebaskan peserta didik dari stres yang tidak perlu, dan membuat mereka merasa belajar sendiri.

3. Mengintegrasikan dan menghubungkan

Instruktur harus mengajar peserta didik bagaimana menggabungkan pengetahuan sebelumnya dengan yang baru, dan mendorong mereka untuk terhubung ke dunia nyata. Skenario akrab menjadi dasar informasi baru, mendorong peserta didik untuk memperluas apa yang mereka ketahui dan menemukan sesuatu yang baru.

4. Analisis dan interpretasi informasi

Discovery learning berorientasi pada proses dan tidak berorientasi pada konten, dan didasarkan pada asumsi bahwa pembelajaran bukan hanya sekumpulan fakta. Peserta didik sebenarnya belajar untuk menganalisis dan menafsirkan informasi yang diperoleh, daripada menghafal jawaban yang benar.

5. Kegagalan dan masukan

Belajar tidak hanya terjadi ketika kita menemukan jawaban yang benar. Itu juga terjadi melalui kegagalan. Discovery learning tidak berfokus pada menemukan hasil akhir yang tepat, tetapi hal-hal baru yang kita temukan dalam prosesnya. Dan itu adalah tanggung jawab instruktur untuk memberikan umpan balik, karena tanpa itu pembelajaran tidak lengkap.

Inquiry-based Learning

Mengutip dari Ontario Ministry of Education, inquiry-based learning adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pertanyaan, ide, dan pengamatan siswa. Model pembelajaran ini seringkali dibantu oleh seorang fasilitator.

Ada 4 jenis inquiry yang sering digunakan:

1. Confirmation inquiry

Peserta didik diberikan pertanyaan, serta metode, yang hasil akhirnya sudah diketahui. Tujuannya adalah untuk mengkonfirmasi hasil. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk memperkuat ide-ide yang sudah matang, dan untuk melatih keterampilan investigasi mereka.

2. Structured inquiry

Peserta didik diberikan pertanyaan dan metode untuk mencapai hasil, tetapi tujuannya adalah untuk memberikan penjelasan yang sudah didukung oleh bukti-bukti yang dikumpulkan selama dan melalui proses investigasi.

3. Guided inquiry

Peserta didik hanya diberikan pertanyaan. Tujuan utamanya adalah merancang metode investigasi dan kemudian menguji pertanyaan itu sendiri. Jenis penyelidikan ini biasanya tidak terstruktur seperti bentuk-bentuk yang disebutkan sebelumnya.

4. Open inquiry

Peserta didik harus membentuk pertanyaan mereka sendiri, merancang metode investigasi, dan kemudian melakukan inkuiri itu sendiri. Mereka harus mempresentasikan hasil mereka di akhir proses.

Perbedaan discovery learning dan inquiry-based learning

Kesamaan antara model pembelajaran discovery learning dan inquiry-based learning terletak terutama pada kebutuhan berpikir kritis, yang nantinya akan memicu peserta didik untuk menghasilkan segudang pertanyaan atau inkuiri.

Perbedaan kedua model pembelajaran tersebut terletak pada urutan kronologis proses pembelajaran dan bagaimana peserta didik dirancang untuk terlibat dengan variabel pembelajaran di sekitarnya. 

Dalam discovery learning, sudah ada aturan-aturan umum di awal sebagai informasi bagi peserta didik. Untuk membuatnya menjadi konstruksi pikiran, peserta didik akan menggunakan pengalaman dan latar belakang pengetahuan mereka di bawah intuisi aktif, pemikiran kritis dan kreativitas. 

Oleh sebab itu, mereka akan melakukan observasi, memanipulasi objek, menanya, mengukur, menjelaskan, menghasilkan hipotesis dan mengambil keputusan sebelum akhirnya menemukan kebenaran teori.

Sebaliknya, inquiry-based learning menuntut peserta didik untuk terlibat langsung dengan fenomena dan kasus kehidupan nyata tanpa membekali mereka dengan teori tetap. Peserta didik dituntut untuk menghasilkan aturan dan teori pemandu berdasarkan pengamatan mereka terhadap kasus dan fenomena tersebut. 

Inquiry menekankan pada proses mencari atau penelitiannya, sedangkan discovery menekankan pada penemuannya. Jika seseorang menggunakan metode pencarian (berinkuiri), kemungkinan besar akan menemukan, dan suatu penemuan (discovery) adalah hasil dari suatu pencarian.

Model pembelajaran discovery learning ini juga bisa digunakan pada anak usia dini. ICANDO, game pendidikan anak usia dini, mengemas pembelajaran jadi menyenangkan tetapi tetap edukatif. Download aplikasi belajar anak usia dini ICANDO dan ajak si Kecil belajar sambil bermain!

Referensi

Dinnullah, R. N. (2018). Perbedaan model problem based learning dan discovery-inquiry ditinjau dari hasil belajar matematika siswa. Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 1-8.

Fakhrudin, M. Z. (2018). Discovery vs Inquiry Learning Model. Sidoarjo: Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Ontario Ministry of Education. (2013, May). Inquiry-based Learning. Retrieved from Ontario: http://www.edu.gov.on.ca/eng/literacynumeracy/inspire/research/CBS_inquirybased.pdf

Pappas, C. (2014). Instructional Design Models and Theories: The Discovery Learning Model. Retrieved from eLearning Industry: https://elearningindustry.com/discovery-learning-model

Pappas, C. (2014). Instructional Design Models and Theories: Inquiry-based Learning Model. Retrieved from eLearning Industry: https://elearningindustry.com/inquiry-based-learning-model

Artikel Populer

8 Manfaat Permainan Petak Umpet untuk Anak

19 Jun 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

8 Rahasia Anak Tumbuh Ceria yang Wajib Diketahui

07 Dec 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Hari Guru Nasional 2021: Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan

05 Dec 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Hari Anak Sedunia Diperingati 20 November, Intip Temanya Tahun Ini!

22 Nov 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Kenalkan Hari Kesehatan Nasional 12 November pada si Kecil, Yuk!

12 Nov 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel