Parenting

Kenapa Bermain Bersama Anak Itu Penting?

Admin ICANDO07 Apr 2021

Siapa orang tua yang tidak senang jika si Kecil aktif bermain? Tentu saja bermain sendiri maupun bersama teman-teman, di luar maupun di dalam ruangan memiliki banyak manfaat bagi si Kecil. Nah, selain itu, ternyata bermain bersama orang tua secara rutin juga penting untuk perkembangannya, lho!

Anak-anak membutuhkan waktu dan perhatian dari orang tuanya. Memang terkadang rasanya melelahkan untuk bermain bersama si Kecil setelah seharian mumet dengan pekerjaan. Ingin rasanya langsung beristirahat. Namun, meluangkan sedikit waktu untuk si Kecil dapat membuatnya merasa istimewa dan dihargai.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics, bermain adalah bagian masa kanak-kanak yang berharga yang menawarkan manfaat perkembangan penting bagi anak-anak dan kesempatan bagi orang tua untuk terlibat penuh dengan anak-anak mereka.

Tidak hanya itu, bermain bersama anak juga bermanfaat dalam berbagai aspek seperti fisik, mental, maupun sosial. Berikut adalah 5 alasan utama pentingnya bermain bersama anak.

1. Meningkatkan kecerdasan

Ternyata, bermain bisa meningkatkan kecerdasan si Kecil, lho! Hal ini juga didukung oleh penelitian. Berdasarkan meta analisis dari 46 studi yang dilakukan oleh Edward P. Fisher, bermain dapat meningkatkan perkembangan kognitif-linguistik dan tindakan sosial afektif pada anak. 

2. Membantu mengembangkan berbagai kemampuan kemampuan si Kecil

Tidak hanya kecedasan intelektual, bermain bersama si Kecil dapat meningkatkan berbagai jenis kemampuannya. Seperti berinteraksi saat bermain dengan si Kecil dapat meningkatkan kemampuan sosialnya, dan masih banyak lagi!

Bermain yang melibatkan aktivitas fisik seperti bermain bola dan bersepeda dapat meningkatkan kemampuan motorik kasarnya. Kemudian, menggambar dan membuat prakarya dapat mengembangkan kemampuan motorik halusnya. Yang tak kalah seru, bermain pura-pura atau role play dapat mengembangkan kreativitas, imajinasi, empati, dan kemampuan memecahkan masalah.

3. Pelepas stres untuk anak maupun orang tua

Bermain adalah pelepas stres yang baik bagi anak maupun orang tua. Terutama ketika bermain di luar ruangan atau yang melibatkan aktivitas fisik, Ayah dan Ibu dapat merasa lebih santai dan tidak tegang. Hal ini juga dapat dirasakan oleh si Kecil yang dapat menyalurkan emosinya melalui bermain.

4. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi

Salah satu aspek yang penting ketika bermain dengan si Kecil adalah aspek sosial dan emosional. Ketika bermain bersama orang tua, anak belajar untuk mengkomunikasikan masalah yang ia hadapi kepada orang tuanya.

Sering bermain dengan anak juga dapat membuat ia menjadi terbuka dan menceritakan apa saja yang terjadi di hidupnya sehari-hari. Hal ini dapat berpengaruh pada hubungan antara anak dan orang tua sampai anak beranjak dewasa.

5. Bermain itu menyenangkan!

Selain manfaat-manfaat yang telah disebutkan di atas, hal yang paling penting adalah tujuan inti dari bermain itu sendiri: bersenang-senang! Ketika bermain, Ayah dan Ibu dapat melupakan realita sejenak dan menikmati waktu bersama si Kecil sambal tersenyum dan tertawa. 

Terkadang orang dewasa lupa bagaimana menyenangkannya bermain di masa kecil. Nah, bermain bersama si Kecil dapat mengingatkan Ayah dan Ibu kembali bagaimana perasaan menyenangkan itu.

Banyak jenis permainan yang bisa dilakukan oleh Ayah dan Ibu bersama si Kecil. Salah satunya adalah dengan aplikasi pendidikan ICANDO! Di aplikasi ini, si Kecil dapat mengasah kemampuannya melalui ribuan game edukasi anak yang telah dikembangkan secara khusus untuk mencapai tujuan perkembangan si Kecil. 

Ayah dan Ibu juga dapat terlibat aktif dalam memantau maupun mendampingi proses belajar dan bermain si Kecil. Dijamin seru dan edukatif sekali main bersama buah hati di aplikasi ICANDO. Ayo, download ICANDO sekarang!

Referensi

Fisher, E. P. (1992). The impact of play on development: A meta-analysis. Play & Culture, 5(2), 159–181.

Ginsburg, K. R. (2007). The Importance of Play in Promoting Healthy Child Development and Maintaining Strong Parent-Child Bonds. PEDIATRICS, 119(1), 182–191

Artikel Populer

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Discovery Learning: Model Pembelajaran Aktif & Efektif

28 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

Bikin Kreatif, 5 Kerajinan Tangan untuk Anak yang Wajib Dicoba!

21 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

8 Permainan Anak yang Mendidik Ini Wajib Dicoba!

17 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Contoh Empati yang Harus Ditanamkan pada Anak

15 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Belajar dari Rumah Kembali Diperpanjang? Simak Tipsnya!

11 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel