Parenting

Strategi Jitu Mengajarkan si Kecil Menghormati Orang Tua

Admin ICANDO28 Apr 2021
anak laki-laki mencium tangan ayahnya

Memiliki buah hati yang bisa menghormati orang tua tentu adalah hal yang diimpikan semua orang. Dengan adanya rasa hormat, si Kecil akan tumbuh sebagai pribadi yang sopan dan berbudi. Tak hanya kepada Ayah dan Ibu selaku orang tua, si Kecil juga perlu untuk diajarkan untuk selalu menghormati orang-orang di sekitarnya.

Agar si Kecil bisa memiliki rasa hormat, Ayah dan Ibu perlu melatihnya sejak dini. Melatih si Kecil tentu tidak mudah, apalagi dengan pada usia dini di mana ia belum memahami apa pentingnya rasa hormat kepada orang tua. 

Tetapi Jangan khawatir, dengan menerapkan strategi di bawah ini, Ayah dan Ibu akan lebih mudah ajarkan si Kecil untuk menghormati orang tua.

Memahami sudut pandang si Kecil

Banyak orang tua yang masih keliru karena memperlakukan si Kecil layaknya orang dewasa. Sebelum mengajarkan buah hati terkait sesuatu, Ayah dan Ibu perlu menempatkan sudut pandang sebagai anak kecil. Perlakukan si Kecil secara wajar dan pahami bahwa pola pikir si Kecil belum bisa seperti orang dewasa yang mampu memahami sesuatu secara inisiatif sendiri.

Ayah dan Ibu bisa menyiasati dengan memberikan contoh atau teladan sehingga si Kecil bisa lebih memiliki gambaran terkait apa yang harus ia lakukan. Jangan merendahkan satu sama lain di hadapan si Kecil karena si Kecil akan meniru apa yang disaksikannya.  

Bukan galak, tetapi tegas

Anak memiliki rasa sensitif yang lebih tinggi. Oleh karena itu, tidak baik bagi Ayah maupun Ibu untuk bersikap galak apalagi bersikap kasar baik itu secara verbal maupun fisik. Sikap galak dan kasar yang diberikan kepada si Kecil justru akan membuat mereka tumbuh dengan luka trauma dan rasa takut. 

Daripada menghardik si Kecil dengan bentakan, “dengarkan Ibu, telinganya dipakai!”, lebih baik katakan “adik, dengarkan Ibu ya. Kalau Adik dengarkan nanti Adik pasti paham kenapa kita tidak boleh menyimpan sampah di atas sofa.” 

Jika dibentak, si Kecil cenderung akan merasa sedih dan berusaha meniru perlakuan tersebut dengan kembali membantah dan membentak Ayah dan Ibu. Si Kecil juga tidak mengetahui apa alasan yang membuatnya dimarahi. 

Dengan menggunakan kalimat yang tegas dan beralasan, si Kecil akan lebih memahami alasan mengapa ia harus melakukan sesuatu. Si Kecil juga merasa nyaman dan lebih mudah untuk menurut.

Berikan Hak Si Kecil, Maka Si Kecil Akan Melakukan Kewajibannya

Sering terjadi, terkadang demi membuat Si Kecil menurut, orang tua akan melancarkan aksi pengancaman untuk tidak memberikan satu atau beberapa hak si Kecil. Misalnya, ketika Si Kecil enggan menghabiskan makanannya, jangan katakan, “Habiskan makanannya atau nanti malam tidak Bunda beri makan lagi!” 

Hal tersebut dapat membuat anak merasa ia tidak disayangi dan tidak dihargai. Apabila diperlakukan seperti itu, si Kecil otomatis akan kehilangan rasa kepercayaan kepada Ayah dan Ibu. Si Kecil pun tumbuh menjadi pribadi yang merasa takut dan merasa tidak nyaman kepada Bunda maupun Yanda Guru.

Jika ingin si Kecil melakukan kewajibannya dengan baik, Ayah dan Ibu harus tetap memberikan apa yang menjadi hak anak. Buat ia merasa dihargai, dihormati, merasa nyaman, dan merasa sangat disayangi. Dengan begitu, si Kecil akan lebih mudah menuruti Ayah dan Ibu yang telah membuatnya merasa nyaman dan dihormati. 

Selain itu, si Kecil juga bisa belajar terkait apa saja yang menjadi haknya, dan apa saja pula yang menjadi kewajibannya. Dengan pemahaman tersebut, si Kecil bisa tumbuh dengan lebih baik karena ia tidak seenaknya melalaikan kewajibannya.

Tanamkan Rasa Empati Kepada Si Kecil 

Meskipun Si Kecil belum terlalu memahami apa itu rasa hormat, setidaknya Ayah dan Ibu bisa memberikan contoh bagaimana untuk berempati. Ayah dan Ibu bisa memberikan cerita atau kisah dongeng yang memiliki pelajaran hidup terkait perjuangan orang tua. 

Ayah dan Ibu bisa menceritakan tentang bagaimana Ayah dan Ibu menghormati dan menyayangi Kakek dan Nenek selaku orang tua. Dengan begitu, si Kecil bisa mengambil pelajaran dan memahami bagaimana berempati kepada orang-orang yang lebih tua.

Jangan Lupa Ajari Meminta Maaf

Apabila Ayah dan Ibu melakukan kesalahan kepada si Kecil, berilah contoh bagaimana cara meminta maaf yang baik dan tulus. Meminta maaf akan suatu kesalahan yang dilakukan juga termasuk salah satu bentuk rasa hormat. 

Semisal si Kecil belum bisa mencontoh perilaku minta maaf yang sudah Bunda dan Yanda Guru contohkan, si Kecil bisa diberikan arahan dengan baik. Dengan demikian, di dalam pikiran si Kecil bisa tertanam kebiasaan untuk meminta maaf tiap kali melakukan kesalahan. 

Konsisten Mengajari

Ketika mengajari si Kecil, sebenarnya Ayah dan Ibu juga ikut  belajar, yaitu belajar bersabar dan konsisten. Beberapa kunci di atas harus diterapkan secara disiplin dan konsisten agar si Kecil tidak bingung akan perubahan kebijakan dan pelajaran yang Ayah dan Ibu berikan. 

Selain itu, pola asuh yang konsisten juga berdampak baik agar si Kecil tumbuh dalam kebiasaan atau habit yang baik hingga ia berkembang menjadi anak yang semakin cerdas.

Beberapa kunci yang telah dijabarkan di atas boleh sekali untuk Ayah dan Ibu kembangkan dengan improvisasi lain yang bisa menunjang kelancaran pola asuh si Kecil. 

Tak hanya kepada Ayah dan Ibu, si Kecil juga akan sadar dan berpikir bahwa ia juga harus menghormati orang-orang yang lebih tua selain Ayah dan Ibu selaku orang tua. Jangan lupa untuk terus mengevaluasi tahap perkembangan si Kecil dan berikan pula apresiasi terhadap setiap keberhasilan dan perkembangan positif yang ditunjukkan si Kecil.

Oh iya, Ayah dan Ibu sudah tahu belum kalau ada aplikasi yang dapat menanamkan kebiasaan baik, termasuk tentang menghormati orang tua melalui lebih dari 1000 permainan edukasi seru? Namanya aplikasi pendidikan ICANDO! Aplikasi ini dirancang khusus untuk mengembangkan berbagai kemampuan anak, mulai dari kognitif, motorik, hingga kemampuan budaya dan moral. Yuk, download aplikasi game anak paling edukatif abad ini!

Referensi:

Psikologi. (2020). 10 Tips Mengajarkan Si Kecil Agar Menghormati Orang Tua. https://www.ibudanbalita.com/artikel/10-tips-mengajarkan-si-kecil-agar-mengormati-orang-tua 

Politton, Mariana. (2019). Cara Mengajar Anak Menghormati Orang yang Lebih Tua. https://www.google.com/amp/s/www/popmama.com/amp/big-kid/6-9-years-old/mariana-politton/cara-mengajar-anak-menghormati-orang-yang-lebih-tua 

SayangiAnak. (2018). Ini 10 Cara Mengajarkan Anak Menghormati Orang Tua, Karena Memiliki Anak yang Menghormati Orang Lebih Tua Adalah Dambaan Setiap Orang Tua.

Retrieved from:

https://sayangianak.com/ini-10-cara-mengajarkan-anak-menghormati-orang-tua-karena-memiliki-anak-yang-menghormati-orang-lebih-tua-adalah-dambaan-setiap-orang-tua 

Artikel Populer

8 Manfaat Permainan Petak Umpet untuk Anak

19 Jun 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

8 Rahasia Anak Tumbuh Ceria yang Wajib Diketahui

07 Dec 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Hari Guru Nasional 2021: Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan

05 Dec 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Hari Anak Sedunia Diperingati 20 November, Intip Temanya Tahun Ini!

22 Nov 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Kenalkan Hari Kesehatan Nasional 12 November pada si Kecil, Yuk!

12 Nov 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel