Edukasi

4 Faktor Kunci Pembelajaran Online yang Efektif

Devi Harvens22 Sep 2021
online learning anak efektif

Pandemi virus Covid-19 yang terjadi telah mengubah tatanan hidup masyarakat, termasuk dalam hal pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan tatap muka, kini beralih ke metode pembelajaran online.

Pembelajaran online memiliki tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya. Kondisi guru dan siswa yang bertemu hanya secara virtual menyebabkan adanya keterbatasan interaksi yang terjadi antara guru dan siswa.

Perbedaan suasana belajar antara di sekolah dan di rumah juga memengaruhi proses belajar anak. Situasi rumah yang kurang terkondisikan dengan baik berpotensi membuat anak rentan terdistraksi saat belajar. Kegiatan pembelajaran yang terjadi pun kurang dapat berjalan dengan efektif.

Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran online, terdapat empat faktor penting yang perlu diperhatikan oleh guru dan orang tua. Apa saja keempat faktor tersebut?

1. Keterlibatan Aktif Siswa

Partisipasi aktif siswa memiliki kaitan erat dengan keefektifan sebuah pembelajaran, tidak terkecuali pada pembelajaran di usia dini. Keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran dapat mendukung berbagai aspek perkembangan, mulai dari aspek fisik-motorik, kognitif, bahasa, hingga sosial emosional.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang aktif mendorong kemampuan berpikir kreatif tingkat tinggi (higher-order creative thinking) pada anak, termasuk kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Pembelajaran aktif juga mendukung kemampuan bahasa anak lewat kegiatan diskusi aktif yang terjadi selama pembelajaran berlangsung.

Beberapa cara yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran online adalah:

  • Menggunakan pembelajaran berbasis game (game-based learning)

Sebuah studi yang dilakukan oleh Far East University, Taiwan menemukan peningkatan motivasi belajar siswa setelah menggunakan pembelajaran berbasis game digital. Lebih lanjut, peningkatan motivasi belajar yang terjadi berbanding lurus dengan meningkatnya pencapaian belajar yang ditunjukkan oleh siswa.

Penggunaan pembelajaran berbasis game juga dapat membantu mendorong kepercayaan diri dan inisiatif siswa selama kegiatan berlangsung. Penggunaan game juga dapat membantu guru dalam melakukan penilaian dan pemetaan kemampuan siswa dengan lebih mudah.

Pada pelaksanaan pembelajaran online, guru dapat menggunakan aplikasi game edukatif untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi aktif siswa saat belajar. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan oleh guru adalah ICANDO Anak.

ICANDO Anak memiliki 1000+ aktivitas menarik yang dikembangkan berdasarkan kurikulum nasional. Sebagai aplikasi game edukatif khusus jenjang PAUD (KB hingga TK), ICANDO Anak dapat digunakan oleh para guru untuk membuat pembelajaran online menjadi menyenangkan dan efektif.

  • Memanfaatkan fungsi teknologi dengan optimal

Kemajuan teknologi yang pesat dapat mempermudah pelaksanaan pembelajaran online. Melalui beragam layanan online seperti Zoom atau Google Classroom, guru dapat dengan mudah melakukan pembelajaran tatap muka secara virtual.

Guru juga dapat memanfaatkan berbagai macam aplikasi untuk memberikan instruksi terkait kegiatan yang siswa dapat lakukan di rumah. ICANDO Sekolah dapat menjadi salah satu alternatif aplikasi yang dapat digunakan guru. Melalui aplikasi ICANDO Sekolah, guru dapat mengirimkan game terkait topik pembelajaran yang sedang dibahas.

  • Memasukkan gerakan ke dalam pembelajaran

Berada dalam posisi duduk dan memandang layar gawai (gadget) terlalu lama seringkali menimbulkan kejenuhan dan membuat badan menjadi letih. Tidak hanya orang dewasa, anak juga dapat mengalami hal yang sama.

Memasukkan gerakan, seperti menari atau senam, ke dalam pembelajaran dapat memberikan siswa kesempatan untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya dari kejenuhan serta rasa letih. Belajar sambil bergerak juga dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.

2. Koneksi Dua Arah dengan Siswa

Efektivitas pembelajaran juga ditentukan oleh kualitas hubungan yang dimiliki antara guru dan siswa. Dalam kondisi pembelajaran di sekolah, guru dan siswa memiliki kesempatan untuk membangun koneksi dengan menjalankan kegiatan di sekolah secara bersama-sama.

Hal tersebut tidak dapat dilakukan dalam pembelajaran online. Untuk membangun koneksi dengan siswa, guru dapat mengajak siswa mengobrol atau berbagi tentang hal non-akademis yang terjadi sehari-hari selama di rumah. 

Merancang kegiatan pembelajaran yang bersifat personal juga dapat dilakukan untuk meningkatkan pembelajaran online. Guru dapat melakukan asesmen terkait potensi, pencapaian, dan gaya belajar dari masing-masing siswa dan memberikan pembelajaran sesuai dengan karakteristik tiap siswa. 

3. Penerapan Materi Pembelajaran dan Keterampilan dalam Kehidupan Sehari-hari

Guru berperan penting dalam mengkomunikasikan tujuan pembelajaran ke dalam bahasa yang mudah dipahami oleh siswa. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat memahami kaitan antara materi yang ia akan pelajari dan alasan pentingnya mempelajari hal tersebut bagi kehidupannya.

Contohnya saat hendak mempelajari protokol covid-19. Di awal pembelajaran, guru dapat memberikan pertanyaan terbuka mengenai apa yang siswa ketahui tentang covid-19 dan pendapat mereka mengenai protokol covid-19 (misal “apa yang kamu ketahui tentang covid?” atau “kenapa kita harus menjaga jarak?”). 

Saat guru memberikan pertanyaan terbuka, siswa memiliki kesempatan untuk mengungkapkan pendapat dan membuat hipotesis mengenai kaitan materi yang hendak dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Momen ini juga dapat digunakan oleh guru untuk mengetahui pemahaman awal anak terkait materi yang akan dipelajari.

4. Persiapan Lingkungan Belajar yang Kondusif

Keefektifan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh faktor kondisi lingkungan belajar, tidak terkecuali dalam pembelajaran online. Agar siswa dapat belajar dengan lebih kondusif, orang tua perlu menyiapkan area khusus untuk menjadi tempat anak belajar sehari-hari, sehingga segala bentuk distraksi dapat diminimalkan.

Guru dan orang tua juga perlu menjalin komunikasi aktif terkait peralatan yang akan digunakan saat pembelajaran online berlangsung. Tujuannya agar pelaksanaan pembelajaran online dapat berjalan dengan lebih lancar.

Selain menyiapkan lingkungan, hal lain yang perlu dipersiapkan adalah memperkenalkan gawai (gadget) dan aturan penggunaannya kepada anak. Hal ini bertujuan agar anak memahami batasan-batasan dan mampu menggunakan gawai dengan bijak, khususnya terkait penggunaan dalam pembelajaran online.

Itulah keempat faktor penting yang perlu diperhatikan oleh guru dan orang tua. Agar pembelajaran online menjadi lebih efektif, Bunda Yanda guru bisa menggunakan aplikasi ICANDO Sekolah untuk mengelola administrasi sekolah dengan lebih cepat dan mudah. Ayo segera hubungi tim ICANDO dan dapatkan ICANDO Sekolah segera!

 

Referensi

Chen, Y. (2017). Empirical study on the effect of digital game-based instruction on students’ learning motivation and achievement. EURASIA Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 13(7). https://doi.org/10.12973/eurasia.2017.00711a

Trzaskowski, S. A. (2019). Active learning and its impact on higher-order thinking skills in preschool science education. Learning to Teach, 8(1). https://openjournals.utoledo.edu/index.php/learningtoteach/article/view/283

Artikel Populer

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

8 Manfaat Permainan Petak Umpet untuk Anak

19 Jun 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

Extensive Reading: Cara Mudah Anak Kuasai Bahasa Asing

26 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Discovery Learning dan Inquiry-Based Learning: Apa Perbedaannya?

22 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

Strategi Jitu Anak Belajar Mengeja dan Mengenal Huruf

06 Oct 2021

Nadhira Ryana

Lihat Artikel

4 Faktor Kunci Pembelajaran Online yang Efektif

22 Sep 2021

Devi Harvens

Lihat Artikel