Tips & Trik

Intip 10 Cara Tepat Mengatasi Susah Makan Pada Anak Bagi Orang Tua Cermat

Admin ICANDO05 Mar 2021

Salah satu tantangan yang sering dihadapi orang tua dalam proses tumbuh kembang anak adalah ketika si Kecil susah makan. Tapi, tahukah Ayah Ibu? Sebenarnya, kondisi di mana anak menjadi susah makan bukanlah hal yang baru. Hampir semua anak dalam proses tumbuh kembang pernah mengalaminya. Meski begitu, proses ini memang selalu berhasil membuat para orang tua khawatir dan bingung, bukan? Nah, sebelum Ayah Ibu menghadapinya, yuk, kenali dulu penyebab dan cara tepat mengatasi susah makan pada anak berikut ini.

Penyebab Susah Makan Pada Anak

Kebiasaan Makan

Beberapa kebiasaan makan yang kurang tepat, bisa menjadi penyebab si Kecil susah makan. Misalnya, jam makan yang berantakan, pemberian camilan berat di sela jam makan makanan utama, dan lain-lain. Selain itu, kebiasaan untuk jarang bergerak dan sering meminum minuman manis, juga diklaim sebagai penyebab si Kecil menjadi susah makan.

Picky Eater

Sebagian anak memang sering memilih-milih makanan (picky eater). Nah, ketika Ayah Ibu menyajikan makanan yang tidak disukainya, hal tersebut bisa menjadi penyebab si Kecil susah makan, lho. Untungnya, kondisi tersebut masih bisa dinilai sebagai hal yang wajar, sehingga Ayah Ibu hanya perlu memperhatikan makanan apa yang tidak disukai oleh si Kecil.

Alergi Makanan Tertentu

Ada beberapa kondisi di mana makanan bisa membuat si Kecil menjadi tidak nyaman atau bahkan sakit ketika dimakan. Cermati kondisi tersebut, dan hindari menyajikan makanan penyebab alergi untuk si Kecil.

Mengalami Gangguan Kesehatan

Ketika tidak nafsu makan, mungkin saja si Kecil sedang mengalami gangguan kesehatan. Coba amati kondisi si Kecil agar bisa segera ditangani dengan cepat dan tepat. Berikut beberapa kondisi gangguan kesehatan yang berpotensi membuat si Kecil susah makan:

  • Diare
  • Sembelit
  • Radang tenggorokan
  • Kekurangan zat besi
  • Anemia
  • Flu
  • Demam
  • Sariawan
  • Infeksi saluran kemih
  • Ruam kulit

10 Cara Tepat Mengatasi Susah Makan Pada Anak

Siapkan Makanan dalam Porsi Kecil

Ketika si Kecil susah makan, Ayah Ibu bisa memberikan makanan dalam porsi sedikit tapi cukup sering dilakukan. Hal ini bertujuan agar si Kecil tidak semakin menolak untuk makan. Ketimbang memberikan makanan dalam porsi banyak dan tidak dihabiskan, porsi kecil akan membuat si Kecil lebih mudah mengenal rasa lapar.

Siapkan Makanan Secara Teratur

Mengatur jadwal makan itu penting. Alasannya, agar si Kecil terbiasa makan secara teratur. Ayah Ibu bisa membuat jadwal dengan menghidangkan makanan berat atau utama sebanyak 3 kali. Lalu menghidangkan camilan atau makanan ringan sebanyak 2 kali di sela makanan utama. Tetapkan waktu makan di jam yang sama, kemudian terapkan bersama-sama anggota keluarga lainnya. Terakhir, tetapkan jam makan si Kecil yaitu maksimal selama 30 menit. Hal ini bertujuan agar si Kecil terbiasa untuk makan disiplin dan menghindari kegiatan mengemut makanan.

Siapkan Makanan yang Bervariasi

Agar tidak merasa bosan dengan makanan yang itu-itu saja, Ayah Ibu bisa memberikan si Kecil makanan yang bervariasi. Variasinya bisa didapat dari rasa, tampilan, dan tekstur. Coba, deh, Ayah Ibu berikan si Kecil makanan dengan beragam rasa. Misalnya, makanan gurih untuk makanan utama, dan makanan manis dari buah-buahan sebagai cemilannya. Banyaknya variasi makanan yang dimakan oleh si Kecil, tentu akan mampu melengkapi nutrisinya. Jangan lupa, kreasikan juga tampilan yang menarik pada makanan, ya. Misalnya, dengan membentuk telur rebus menjadi kelinci, wortel menjadi hati, dan lain sebagainya.

Berikan Makanan Favorit Si Kecil

Menghidangkan makanan favorit si Kecil bisa menjadi pancingan, agar nafsu makan si Kecil muncul kembali. Ayah Ibu bisa mengkombinasikannya dengan makanan lain, agar nutrisi si Kecil pun tetap terjaga.

Kenalkan Makanan Jenis Baru dengan Bertahap

Terkadang, si Kecil menjadi susah makan disebabkan oleh pemberian jenis makanan baru yang tidak biasa. Jadi, jika Ayah Ibu ingin mengenalkan makanan jenis baru, lakukanlah secara bertahap. Dari porsi kecil terlebih dulu sambil memerhatikan reaksi si Kecil terhadap makanan tersebut.

Jangan Beri Minum yang Banyak Saat Makan

Memberikan minum yang banyak apalagi di tengah-tengah proses makan, akan membuat si Kecil lebih cepat merasa kenyang. Selain itu juga bisa berisiko si Kecil mengalami kembung. Sehingga makanan yang disajikan berpotensi tidak akan dihabiskan. Jadi, Ayah Ibu sebaiknya memberi minum si Kecil sebelum dan sesudah makan saja, ya.

Ajak Si Kecil Menyiapkan Makanan Bersama

Nah, salah satu cara asyik agar si Kecil tidak lagi susah makan adalah ajak ia untuk menyiapkan makanannya bersama-sama. Ayah Ibu bisa mengajak si Kecil ikut menyiapkan bahan masakan, menyiapkan alat makan, dan berdoa bersama. Kegiatan ini tentunya juga bertujuan agar si Kecil mengenal proses makan sekaligus melatih motoriknya agar berkembang dengan baik.

Ciptakan Suasana Makan yang Nyaman

Suasana yang nyaman tentunya akan menyenangkan semua orang, terutama si Kecil. Membiarkan si Kecil makan sendiri meski belum terampil, bisa menjadi pengalaman makan yang mengasyikkan. Hindari kegiatan menonton TV, bermain dengan mainan, atau hewan peliharaan ketika si Kecil sedang makan. Agar si Kecil tidak kehilangan konsentrasinya. Ayah Ibu juga tidak boleh memaksa atau memarahi si Kecil ketika ia masih tetap tidak nafsu makan.

Beri Si Kecil Contoh yang Baik dan Jangan Jadikan Makanan Sebagai Imbalan

Ayah Ibu bisa mengajak si Kecil untuk makan bersama, dan memakan makanan yang sama. Hal ini bertujuan agar si Kecil bisa meniru apa yang dilakukan oleh tuanya. Ingat, anak-anak adalah peniru yang ulung. Jadi, manfaatkan hal tersebut untuk menghindari susah makan pada anak. Selain itu, jangan jadikan makanan sebagai imbalan ketika si Kecil mau makan. Misalnya, Ayah Ibu menjanjikan cokelat jika si Kecil mau menghabiskan makanannya. Sebagai gantinya, Ayah Ibu bisa memuji si Kecil dengan kata-kata yang lembut, ketika piring si Kecil sudah bersih.

Hubungi Dokter

Cara terakhir yang bisa Ayah Ibu lakukan adalah sabar, konsisten, dan hubungi dokter bila perlu. Amati perubahan kondisi si Kecil. Jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda penurunan berat badan, kekurangan nutrisi, masalah pencernaan parah, dan lain-lain, segeralah hubungi dokter atau ahli gizi terdekat.

Menjadi orang tua cermat itu baik. Jadi, Ayah Ibu perlu memiliki semangat belajar yang tak putus, bahkan sampai si Kecil sudah tumbuh besar. Hadapi segala tantangan dengan tenang, dan fokus pada tindakan tepat yang harus dilakukan. Untuk membantu Ayah Ibu dalam menemukan tindakan tepat bagi si Kecil, download “icando“ saja! 

Kenapa harus ICANDO?

ICANDO merupakan aplikasi pendidikan yang dapat digunakan oleh Bunda dan Yanda guru, Ayah Ibu serta si kecil. 

Ayah Ibu bisa menemukan artikel-artikel seputar dunia parenting lainnya, agar menjadi orang tua cermat bukan lagi sebatas harapan. Yuk, di-download sekarang!

Artikel Populer

Pengertian, Jenis, dan Contoh Cerita Fabel untuk si Kecil

02 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Judul Album Foto Anak Kekinian dan Cara Membuat Album Foto Sendiri

12 May 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Discovery Learning: Model Pembelajaran Aktif & Efektif

28 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Sains Seru: Coba 5 Eksperimen Sederhana Ini Bersama si Kecil

22 Apr 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Artikel Terkini

Bikin Kreatif, 5 Kerajinan Tangan untuk Anak yang Wajib Dicoba!

21 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

8 Permainan Anak yang Mendidik Ini Wajib Dicoba!

17 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Contoh Empati yang Harus Ditanamkan pada Anak

15 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel

Belajar dari Rumah Kembali Diperpanjang? Simak Tipsnya!

11 Jul 2021

Admin ICANDO

Lihat Artikel